# Setoran hafalan santri masih dicatat di buku

Musyrif mencatat setoran di HP, target dan progres tiap santri terlihat, dan orang tua ikut memantau hafalan anaknya.

Untuk: Musyrif, Pengurus pesantren

## Rasanya sekarang

- Buku setoran tiap halaqah berbeda isinya, dan bisa hilang.
- Sulit melihat santri mana yang tertinggal dari targetnya.
- Orang tua baru tahu hafalan anaknya saat bertanya, atau saat wisuda.

## Kalau dibiarkan

Hafalan yang tidak terpantau mudah tertinggal tanpa ada yang sadar. Saat ketahuan, jarak ke targetnya sudah terlalu jauh untuk dikejar.

## Cara SantriOne menyelesaikannya

### 1. Catat setoran di HP

Musyrif membuka halaqahnya, memilih santri, lalu mencatat setoran atau murajaah. Rentang berikutnya disarankan dari setoran terakhir.

### 2. Penilaian seragam, target jelas

Kelancaran, tajwid, dan makhraj dinilai dengan predikat yang sama di semua halaqah. Murajaah ikut dihitung ke target, dan progres tiap santri terlihat.

### 3. Orang tua ikut memantau

Orang tua membuka riwayat setoran dan progres hafalan anaknya di aplikasi wali.

Dikerjakan oleh modul: Tahfidz, Aplikasi wali murid.

## Siapa yang terbantu

- **Musyrif**: Tidak perlu lagi membawa dan menyalin buku setoran.
- **Pengurus pesantren**: Melihat capaian target per halaqah atau per kelas.
- **Wali santri**: Mengikuti hafalan anaknya tanpa harus bertanya.

## Masalah terkait

- [Orang tua baru tahu anaknya bolos saat menerima rapor](/orang-tua-tahu-hari-itu-juga)
- [Rekap absen tiap akhir bulan masih dihitung manual](/rekap-absen-tanpa-lembur)
- [Pendaftaran siswa baru masih lewat Google Form dan spreadsheet](/ppdb-tanpa-spreadsheet)

## Hubungi

WhatsApp: https://wa.me/6282335212750?text=Assalamu'alaikum%2C%20saya%20tertarik%20dengan%20SantriOne%20supaya%20setoran%20hafalan%20santri%20kami%20tidak%20lagi%20dicatat%20di%20buku.
